MAKALAH EVALUASI PEMBELAJARAN
PENULISAN DAN PENSKORAN TIPE
PASANGAN
Dosen
Pengampu : Maria Agustina Amelia, M.Pd

Disusun
Oleh :
Avinta Dewi Damayanti (151134104)
Cornelius
Bagas Pangestu (151134191)
Vita
Dika Erviana (151134213)
Hieronimus
JS (151134223)
Ulfi
Aulia Fauziana (151134253)
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Evaluasi
Pembelajaran merupakan mata kuliah yang sangat penting dan dibutuhkan dalam
setiap sistem pendidikan. Melalui evaluasi kita dapat mengetahui seberapa jauh
perkembanagan dan kemajuan hasil belajar siswa. Selain itu, kita dapat
mengetahui titik kelemahan serta mencari jalan keluar untuk berubah menjadi
lebih baik lagi. Maka dari itu, evaluasi adalah suatu proses sistematik untuk
mengetahui tingkat keberhasilan suatu program.
Salah
satu bentuk tes yang ada dalam Evaluasi Pembelajaran yaitu tes menjodohkan. Tes
menjodohkan merupakan soal
yang ditulis dalam dua kolom. Kolom
pertama adalah kolom soal. Kolom kedua adalah kolom jawaban. Pembuatan makalah
ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada orang yang membaca
makalah ini mengenai pengertian,
karakteristik, kelemahan, kelebihan, prinsip-prinsip, penulisa aitem, dan
pemberian skor dalam tes menjodohkan.
Evaluasi
Pembelajaran sangat bermanfaat bagi para calon guru dalam rangka mendidik
siswanaya. Selain itu dengan mempelajari Evaluasi Pembelajaran , kita dapat
mengetahui konsep-konsep yang benar untuk mengajar siswa.
B. Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian dari Tes Menjodohkan?
2.
Bagaimana karakteristik dari Tes Menjodohkan?
3. Apa saja kelebihan dan kelemahan dari Tes Menjodohkan?
4. Bagaimana prinsip-prinsip penyusunan Tes Menjodohkan?
5. Bagaimana pemberian skor dalam Tes Menjodohkan?
C. Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari Tes
Menjodohkan.
2. Mengenali dan memahami karakteristik
Tes Menjodohkan.
3. Mengetahui dan mengenali kelebihan
serta kekurangan Tes Menjodohkan.
4. Mengetahui prinsip dari penyusunan
Tes Menjodohkan.
5. Mengetahui cara pemberian skor pada
Tes Menjodohkan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian dan Karakteristik Alat Evaluasi Pembelajaran
Tipe Pasangan
1. Pengertian
Soal menjodohkan merupakan soal
yang ditulis dalam dua kolom. Kolom
pertama adalah kolom pokok soal
dan kolom kedua adalah kolom jawaban. Biasanya
pada kolom sebelah kiri menunjukkan kumpulan soal, sedangkan pada kolom sebelah
kanan menunjukkan kumpulan jawaban. Jumlah alternatif jawaban dibuat lebih
banyak dari jumlah soal. Tugas peserta ujian adalah
menjodohkan
pernyataan-pernyataan yang ada di
bawah kolom premis atau kolom soal
dengan pernyataan-pernyataan yang ada di bawah kolom jawaban.
2. Karakteristik
a. Ditulis dalam dua kolom.
b. Kolom pertama merupakan soal.
c. Kolom kedua merupakan jawaban.
d. Opsi jawaban jumlahnya lebih banyak daripada opsi
pertanyaan.
B.
Kelebihan dan Kelemahan Alat Evaluasi Pembelajaran Tipe
Pasangan
Beberapa kelebihan
dan kekurangan dari tipe pasangan adalah sebagai berikut :
1. Kelebihan :
-
Suatu bentuk yang
efisien diberikan dimana sekelompok respon sama menyesuaikan dengan rangkaian isi soal.
-
Waktu membaca dan merespon relative singkat.
-
Mudah untuk dibuat.
-
Banyak pertanyaan dapat diajukan sehingga dapat
mengukur ruang lingkup bahasan yang lebih luas.
-
Memudahkan siswa menjawab soal karena jawaban sudah tersedia.
-
Faktor terka- menerka kecil.
-
Mudah dalam pengoreksian.
-
Penilaiannya mudah dan objektif.
2. Kekurangan :
-
Sukar untuk menentukan materi/ pokok bahasan
yang mengukur hal-hal
yang berhubungan.
-
Hanya dapat mengukur hal-hal yang didasarkan
pada fakta dan hafalan saja.
-
Kurang dapat dipakai untuk mengukur
penguasaan yang bersifat pengertian dan kemampuan membuat tafsiran.
-
Terlalu banyak jawaban yang harus dipilih.
-
Sulit mencari pasangan- pasangan yang
relevan dengan soal.
-
Bila yang belum
terjawab tinggal sedikit dapat ditebak.
C.
Prinsip-
Prinsip Pembuatan Alat Evaluasi Pembelajaran Menjodohkan
1. Pernyataan di kolom pertama dan di kolom kedua masing-masing haruslah terdiri dari kelompok yang homogen.
Misalnya:
Kurang tepat :
Kolom pertama Kolom
kedua
1. Ir.
Soekarno a.
Pemerataan hasil pembangunan
2. Pertanian b.
Makhluk laut
yang melahirkan
3. Persaingan bebas c.
Proklamator kemerdekaan
4. Ikan paus d.
Demokrasi liberal
e. Prioritas pembangunan
Lebih baik :
Kolom pertama Kolom kedua
1. Soekarno a.
Bapak koperasi
Indonesia
2. Suharto b.
BapakPalang Merah
3. M.Hatta c.
BapakPramuka Indonesia
4. Sultan
Hamengkubuwono d.
Bapak Pembangunan
e. BapakPevolusi
Indonesia
2. Pernyataan
di kolom kedua lebih banyak dari pernyataan di bawah kelompok pertama. Misalnya di
kolom pertama
10 pertanyaan di kolom kedua
11 pilihan.
3. Jumlah
kata-kata yang dipakai dalam pernyataan kurang lebih 15 kata.
Misalnya
:Menyaring kotoran dan udara yang masuk (6 kata).
4. Bagian jawaban hendaknya dirumuskan dalam kalimat yang singkat.
Misalnya
:
Rambut hidung (Baik)
Karena terdapat rambut-rambut di sekitar lubang hidung (Kurang tepat)
5. Pernyataan
yang menjadi soal diletakkan sebelah kiri, sedangkan jawaban diletakkan di sebelah kanan.
Kolom pertama Kolom kedua
1.
Soekarno a.
Bapak Koperasi Indonesia
2.
Suharto b.
Bapak Palang Merah
3.
M.Hatta c.
Bapak Pramuka
Indonesia
4.
Sultan Hamengkubuwono d.
Bapak Pembangunan
e. Bapak Revolusi Indonesia
atau
(….) Melindungi lensa mata
|
a.
Bulu hidung
b.
Daun telinga
c.
Iris
d.
Kelenjar keringat
e.
Kelenjar minyak
f.
Kornea
g.
Lidah
h.
Saluran eustachius
|
(….) Menyaring kotoran dan udara yang masuk
|
|
( ( (….) Menyeimbangkan tekanan
udara pada telinga bagian luar dengan telinga bagian tengah
|
|
. (….) Melumasi kulit agar tidak kering
|
|
. (….) Sebagai alat bantu bicara
|
6. Janganlah menulis suatu pernyataan soal menjodohkan yang
bersambung kehalaman berikutnya.
7. Janganlah membuat pasangan yang terlalu banyak dalam suatu paket soal tertulis menjodohkan.Dengan banyaknya pertanyaan akan membingunkan murid dan kemungkinan akan mengurangi homogenitas antara aitem-aitem.
8. Susunlah pertanyaan soal dan pilihan jawaban dengan suatu sistematika tertentu. Apabila terdiri dari angka-angka susunlah mulai dari angka terbesar. Apabila terdiri dari nama-nama susunlah menurut urutan abjad.
D.
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
SK.
1. Memahami ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup serta hal-hal yang
mempengaruhi perubahan pada
makhluk
hidup.
|
KD
1.3 Mendeskripsikan perubahan yang
terjadi pada makhluk hidup dan hal-hal
yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak (makanan, kesehatan,
rekreasi, istirahat dan olah raga).
|
Contoh
soal
SOAL
|
JAWABAN
|
|
|
E.
Pemberian Skor
dalam Soal Menjodohkan
1.
Tanpa Bobot
Bentuk pemberian
skor tes menjodohkan diperhitungkan dari jumlah item yang dijawab betul saja.
Rumusnya : S = R
Cotoh penggunaan :
a. Misalkan soal menjodohkan sebanyak 10 aitem.
-
Ahmad dapat
mengerjakan tes tersebut 7 aitem betul dan 3 aitem salah. Maka skor yang
diperoleh Ahmad yaitu 10 -3 = 7.
-
Darman dapat
mengerjakan 5 aitem betul, 3 aitem salah, dan 2 aitem dikosongkan atau tidak
dijawab. Maka skor yang diperoleh Darman yaitu10 – 3 – 2 = 5.
Jadi,
dengan rumus penskoran tersebut aitem yang dijawab salah dan aitem yang tidak
dijawab atau kosong, keduanya dianggapa salah karena yang diperhitungkan hanya
jawaban betul saja.
2.Dengan
Bobot
Biasanya
digunakan jika aitem-aitem tes itu sudah pernah diujicobakan dan dilaksanakan
sehingga dapat diketahui tingkat kebenarannya.
Adapun
rumus-rumus :
Rumus : S = SR x Wt
Keterangan :
S = Skor yang
dicari
SR = Jumlah jawaban
yang benar
Wt = Bobot
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan
makalah tes menjodohkan, dapat disimpulkan bahawa tes menjodohkan merupakan tes
yang memiliki dua kolom, kolom pertama berisi kolom pertanyaan dan kolom kedua
berisi kolom jawaban. Pada kolom jawaban, jumlah jawaban dapat juga dibuat
lebih banyak dari pertanyaan. Adapun pembuatan evaluasi pembelajaran dalam
bentuk menjodohkan harus memperhatikan beberapa prinsip dan petunjuk penulisan
aitem.
Saran
Saran kami untuk para guru adalah agar membuat soal- soal
evaluasi menggunakan beberapa variasi yang ada, salah satunya dengan tes
menjodohkan atau matching test. Tes
menjodohkan atau matching test ini
baik untuk menguji kemampuan siswa dalam pen guasaan materi. Kami juga berharap
makalah ini dapat memberikan manfaat yang berguna.
DAFTAR PUSTAKA
Kunandar.2013.PENILAIAN AUTENTIK(PENILAIAN HASIL BELAJAR
PESERTA DIDIK
BERDASARKAN
KURIKULUM 2013).Jakarta: PT.RajaGrafindo
Persada.Hal.208-
209.
Rakhmat,
Cece dan Suherdi, Didi.2001.EVALUASI
PEMBELAJARAN.Bandung:
CV.Maulana.Hal.81-82.
Hasan,
Hamid dan Zainul, Asmawi.1991.EVALUASI
HASIL BELAJAR.Jakarta:Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat
Jendral Pendidikan Tinggi Proyrk Pembinaan
Tenaga Kependidikan.Hal.63-64.
Purwanto,
Ngalim.1984.PRINSIP-PRINSIP DAN
TEKNIKEVALUASI
PENGAJARAN.Bandung:
CV.Remadja Karya.Hal.65-66.